Home » Kesehatan » Astigmatis—Bagaimana Mengatasi Mata Silinder?

Astigmatis—Bagaimana Mengatasi Mata Silinder?

Bila Anda ketahui mengenai rabun dekat maupun rabun jauh, ada pula masalah mata yang sama yakni astigmatis atau silinder. Masalah mata ini berlangsung karna bentuk lengkung kornea yg tidak normal. Hingga objek yang dibiaskan pada mata jadi buram atau terdistorsi grosir herbal

Penyebabnya silinder belum juga bisa di pastikan, tetapi sering dihubungkan dengan aspek genetika. Mengenai penyebabnya beda yang disangka bisa mengakibatkan silinder yaitu cedera pada mata serta resikonya dari operasi mata (pengangkatan susunan buram pada pasien katarak). Masalah mata ini seringkali mengikuti pasien rabun jauh serta rabun dekat.

Silinder dibagi jadi dua type berdasar pada tempat rusaknyanya, yakni ; silinder pada kornea (Corneal astigmatism) serta silinder pada lensa (Lenticular astigmatism). Ke-2 type silinder ini mengakibatkan kaburnya pandangan hingga membuat bayangan lebih dari satu, baik itu dengan horizontal, vertikal, maupun diagonal.

Menurut riset yang dikerjakan oleh Ophthalmology pada bln. Oktober 2011, merasakan kalau merokok saat hamil bisa mengakibatkan masalah mata ini. Silinder dapat juga makin kronis bila seorang alami penipisan atau luka pada kornea serta menderita Keratoconus (degenerasi kornea).

Lantas, tahukah Anda apa sinyal tanda seorang yang terserang silinder?

Walaupun tiap-tiap orang alami tanda yang tidak sama, paling tidak sebagian orang alami pandangan yang kabur serta tidak bisa lihat dengan terang baik dekat atau jauh. Kesusahan lihat ini seringkali berlangsung saat malam hari, dibarengi dengan kelelahan pada mata, seringkali menyipitkan mata untuk fokus pandangan, iritasi mata, serta sakit kepala.

Pada saat membuat kontrol mata sebaiknya lewat Optometrist (dokter mata) atau Ophthalmologist (spesialis mata). Umumnya sebagian test dibutuhkan, umpamanya :

Visual Acuity Assessment Test (VAT), kontrol ini dikerjakan dengan membaca grafik yang sudah disiapkan pada jarak spesifik untuk meyakinkan hingga batas mana Anda masih tetap bisa membaca.

Refractor Test, kontrol ini membutuhkan pertolongan mesin yang dimaksud refraktor optik (Optical refractor). Mesin ini diperlengkapi dengan bermacam lensa korektif seperti kacamata dengan ‘kekuatan’ yang berlainan. Anda juga akan disuruh membaca objek tertulis dengan pertolongan alat ini, sampai diketemukan lensa yang pas untuk pandangan Anda.

Keratometri, kontrol ini dikerjakan dengan pertolongan alat keratoskop untuk memastikan kelengkungan lensa kornea Anda.

Sesudah menggerakkan bermacam pilihan tes mata itu, Anda dapat juga bertindak perlakuan yang pas, seperti memakai lensa korektif, Orthokeratology (Ortho-K) —terapi lensa kontak memiliki tekstur keras dengan faedah yang berbentuk sesaat, serta aksi operasi (LASIK, PRK, atau RK).

Pandangan umumnya kembali normal sesudah penggunaan lensa korektif atau sesudah lakukan operasi korektif. Menurut website Healthline. com, bila mata yang terserang silinder tidak selekasnya diobati ini bisa menyebabkan terjadinya mata malas (Amblyopia).

Oleh karenanya Anda butuh mengecek keadaan mata secara teratur, hingga astigmatis atau silinder bisa diatasi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *